Mandin Mangapan ( Mangapan Waterfall )

Adalah sebuah objek wisata alam yang masih  belum tersentuh dan jarang dikunjungi orang karena memang jaraknya cukup jauh dari Banjarmasin atau dari Martpura, diperlukan stamina yang prima untuk bisa mencapai air terjun tersebut.

Dari Banjarmasin dapat ditempuh dengan mobil selama kurang lebih 3 jam untuk sampai di kota kecamatan Paramasan. Dalam waktu 3 jam tadi kita akan melewati beberapa kota khususnya yang menjadi tempat tempat persinggahan, yaitu Martapura, Binuang, Rantau dan Kandangan.

Sesampainya di kota Paramasan, kita istirahat sejenak untuk melepas lelah sambil menyiapkan perbekalan dan tenaga karena kita akan memulai sebuah pengalaman batin, masuk kedunia yang berbeda dengan kehidupan kita di kota apalagi kota kota besar terlebih lagi metropolitan, kosmopolitan dan politan politan lain . . .  he . .he he.

Perbekalan yang harus dibawa adalah air ( air apa saja, boleh air mineral, air teh, dll . . . asal jangan air bego seperti johny walker, cognag, redwine, ect), silver queen . . . ini bukan promosi, karena kita perlu tenaga, pisau kecil kalau kalau ada buah mangga atau durian atau buah lainnya yang ada dihutan, senter atau peralatan penerangan lainnya kalau kalau kita kemalaman dihutan, jas hujan, oh ya . . . . adalagi yang cukup penting  yaitu alkohol . . . . kenapa penting ? . . . . ya karena hanya alkohol lah yang dapat menggagalkan vampir hutan yang coba coba ngemplang darah kita !!  cespleng lagi . . .! Dalam perjalanan dihutan kita akan melewati sungai yang harus kita seberangi karena memang tidak ada jembatan kemudian juga semak perdu disela sela pohon, disitulah tempat vampir hutan bercokol menanti kita, ada yang namanya pacat (lintah . . . . ini lintah asli lho , bukan lintah darat), ada lagi yang namanya halimatak, sejenis lintah yang tidak di air, tapi dia bergantung di sisi bawah daun.

Dalam perjalanan back to nature tadi, kita akan bertemu dengan flora dan fauana yang masih asli hutan tropis, dan yang lebih menarik lagi adalah kita akan berjumpa dengan penduduk lokal yang kesehariannya sangat bersahaja, tidak tersentuh kemajuan teknologi, mereka hidup berkelompok dalam sebuah balai, dalam satu balai dapat hidup beberapa keluarga, bisa 20 keluarga bahkan lebih.

Terlalu panjang untuk diceritakan, tapi bagi yang akan menyegarkan jiwa, yang senang petualangan, inilah salah satu pilihan . . . . . Why don’t you try ?  if you wanna go there, just call me !!

Iklan

4 Komentar

  1. i think u’re right..
    but its so tired if we just go there only 2 days,,
    because we must walk around 4 hours maybe more than it
    its so cool….
    wkwkwkw

    the last,,
    i have see it…
    that’s the best my adventure..
    sometime i wanna go there..
    if i have many holiday

  2. pak kapan lagi ke manding mangapan ,kalau kesana lagi boleh ga ikutan..??? foto nya nya ada lagi ga

  3. Insya Allah kalau berangkat lagi akan lebih bayak lagi yang diajak !!!

  4. Assalam wr. wb.,
    Saya sangat tertarik untuk mengunjungi lokasi ini,…terutama untuk mendata jenis-jenis kataknya,..terutama yang bernama “wawak” (lokal name),..tahun lalu saya mengunjungi Paramasan, cuman sayangnya hanya sampai paramasn bawah,..dan belum mencapai paramasan atas karena belum ada guider yang menemani. Kalau misalnya ada teman yang tertarik, mungkin tahun ini saya bisa merencanakan untuk berkunjung kembali.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s