Pengembangan Kapasitas Teknologi Informasi Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah Untuk Percepatan Reformasi Birokrasi

Sebuah judul seminar yang diangkat oleh Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatus III – LAN Samarinda pada tanggal 20 Oktober 2008 di Ruang Utama PKP2A-III LAN tersebut.
Acara diawali dengan sebuah do’a bersama agar seminar ini membawa manfaat bagi semua aparatur pemerintah yang sedanag membangun mengisi kemerdekaan dengan sebuah pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Makalah pertama yang disajikan berjudul : “ Beberapa Pemikiran Penerapan TI (e-Government) Dalam mendukung Percepatan Reformasi Biirokrasi di Kalimantan Timur” di sampaikan oleh Ibu Ir. Tri Murti Rahayu, M.Si Kabid. PPTI BPID Prov Kaltim. Dalam makalah ini banyak diungkap tentang e-government dan e-governance yang pada akhirnya akan membentuk beberapa jenis hubungan seperti G2G; G2B dan G2C, untuk mendukung hal tersebut pemprov Kaltim tidak sedikit mengeluarkan uang untuk investasi jaringan computer antar SKPD Tingkat Propinsi, Provinsi dengan Kabupaten/kota.
Adapun pendekatan yang ditawarkan adalah sebagai berikut :
• Menetapkan visi dan implementasi secara jelas dan konsisten.
• Berorientasi kepada pengguna/warga masyarakat (end users)
• Menggunakan manajemen hubungan masyarakat ( CRM/Customer Relationship Management)
• Volume dan komplesitas/kerumitan
• Penggunaan portal.
Makalah kedua yang disajikan berjudul : “ Pengembangan Kapasitas Teknologi Informasi Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah Untuk Percepatan Reformasi Birokrasi” oleh Bapak Awang Anwaruddin Kepala Pusat Penelitiaan & Pengembangan Sistem Informasi dan Otomasi Administrasi Negara pada Lembaga administrasi Negara. Dalam penyampaiannya banyak diungkap tentang latar belakang kenapa TI diperlukan untuk keperluan percepatan reformasi birokrasi dalam rangka mencapai good governance di Indonesia dengan berbagai hambatan dan kendalanya. Berbagai panduan juga diinformasikan seperti panduan e-government, panduan pembangunan infrastruktur portal pemerintah, panduan system manajemen dokumen elektronik, panduan penyusunan Rencana Induk Pengembangan E-Gov Lembaga, dan panduan standar Mutu, Jangkauan layanan dan pengembangan aplikasi.
Kedua makalah disajikan secara marathon, baru kemudian diberi kesempatan kepada peserta untuk memberi saran, tanggapan atau bahkan pertanyaan pertanyaan kepada nara sumber, acara diskusi dan dialog ini berjalan hidup karena semua pada umumnya ingin bertanya lebih mendalam tentang apa yang disampaikan, ada juga yang minta informasi bahkan ada juga yang mempertanyakan kenapa dengan investasi yang sudah cukup besar tetapi e-procnya kok belum jalan-jalan juga, masih banyak juga pertanyaan-pertanyaan lain, tapi pada intinya untuk berjalannya e-government dalam kaiatan dengan percepatan birokrasi atau tidak, dapat disimpulkan :
1. Daerah harus memiliki grand design yang mempunyai ketetapan hokum dalam bentuk Perda , sehingga siapapun Bupatinya , e-gov tetap berjalan.
2. Adanya komitmen Bupati/wakil Bupati akan pentingnya e-gov dalam rangka efisiensi, efektitas, transparansi dan akuntabilitas.
3. Perlu adanya pemahaman dan penguasaan para pejabat pemerintah terhadap teknologi informasi terutama pada aplikasi aplikasi sederhana, seperti spreadsheet, word processing, animasi dan internet.

1 Komentar

  1. 3 kesimpulan yang menarik Om, dan saya sepakat.
    dan itu semua harus didasari oleh sebuah pemikiran terbuka tentang posisi dan peran strategis IT.

    Saya sendiri mencoba menilik keseriusan sebuah daerah dalam mengimplementasikan e-gov adalah dalam susunan SOTK-nya. Itu dalam kerangka yang paling minimal.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s