Langkah Daerah Hadapi Krisis Global

10 LANGKAH STABILISASI EKONOMI HADAPI KRISIS GLOBAL

1. Menjaga kesinambungan neraca pembayaran atau devisa dengan mewajibkan seluruh BUMN menempatkan seluruh hasil valasnya di bank dalam negeri dalam 1 clearing house.

2. Mempercepat pembangunan infrastruktur dengan mempercepat pelaksanaan proyek-proyek baik bilateral maupun multilateral.

3. Menjaga stabilitas likuiditas dan mencegah terjadinya perang harga dengan menginstruksikan BUMN untuk tidak melakukan pemindahan dana.

4. Menjaga kepercayaan pelaku pasar terhadap Surat Utang Negara dengan melakukan stabilitasi pasan SUN yakni pemerintah bersama dengan BI melakukan pembelian SUN di pasar sekunder.

5. Memanfaatkan bilateral swap arrangement .

6. Menjaga keberlangsungan ekspor dengan memberikan garansi terhadap risiko pembayaran dari pembeli dengan menyediakan fasilitas rediskonto wesel ekspor dengan recourse yang berlaku mulai 1 November.

7. Menjaga keberlangsungan ekonomi terutama sector riil dengan pengurangan pungutan ekspor CPO menjadi nol persen per 1 November.

8. Menjaga kesinambungan fiscal 2009.

9. Mencegah importasi illegal mulai 1 November.

10. Meningkatkan pengawasan barang beredar dengan membentuk task force terpadu antara instansi terkait mulai 1 November.

Itu langkah strategis yang diambil oleh pemerintah pusat, tentunya implikasi langsungnya agak lambat ke daerah, sementara daerah saat ini sudah mulai merasakan dampaknya seperti harga karet yang semula Rp. 8.000,- sampai dengan Rp.11.000,- saat ini anjlok menjadi Rp.1.500,- sampai Rp.2.500,- di tingkat pengumpul di kecamatan. Sedangkan dampak lainnya masih belum terasa pada saat ini.

Bagaimana pemerintah daerah ?

Namun mestinya daerah juga sudah mulai mengambil sikap dan kebijakan tapi jangan ikut latah gempar dan geger , tapi melalui langkah-langkah bijaksana dan konkrit dengan memberikan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat umum dan masyarakat dunia usaha setempat. Misalnya dengan anjuran memperbanyak mengkonsumsi dan memakai produk-produk local serta mendorong produk-produk local yang diekspor untuk lebih dikembangkan tentunya dengan pembinaan yang intensif serta dibantu bidang promosinya mulai dari membuat design logo, kemasan dan kualitas serta periklanannya melalui website masing-masing daerah tanpa pungutan biaya, atau mungkin dengan cara-cara lain yg mendorong kemaunan dan kemampuan produsen local seperti mencarikan pasar baik pasar lokal/nasional/global dan memfasilitasi kontrak kerja, dsb.

Mari kita tunggu kebijakan dan langkah-langkah terkoordinir oleh pemerintah provinsi, kabupaten/kota se Kalimantan Selatan.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s