Sarang Burung Walet

Walet . . . . adalah jenis burung yang mempunyai kecepatan terbang yang tinggi dan manuver yang sigap dan mereka berada dalam kelompok terbang yang banyak serta membuat sarang secara berkelompok dalam satu lokasi/tempat. Tempat yang dipilihpun nampaknya khusus, mempunyai spesifikasi tersendiri, lembab, gelap dan banyak makanan.

Karena hidup dan kehidupannya selalu berkelompok, maka ikutannya pun selalu berkelompok dalam jumlah yang banyak . . . . . . antara lain sarangnya, kotorannya, debunya, hamanya, jamurnya, dan penyakitnya.

Kalau sarangnya pasti sangat menguntungkan dan menjadi komoditas mahal dengan harga bervariasi tergantung kualitasnya, tapi ikutan lainnya pasti tidak menguntungkan bahkan mungkin sangat tidak menguntungkan.

Karena menguntungkan dan mahal itu, maka orang berusaha dengan berbagai cara untuk membudidayakannya dan tidak mengambil secara alami dihutan. Jadi untuk burung wallet disediakan suatu bangunan yang situasi dan kondisinya mirip dengan yang di alam bebas. Biasanya terbuat dari bangunan beton bertingkat tanpa jendela, hanya ada lubang-lubang kecil untuk wallet bisa masuk bersarang.

Sayangnya sekarang ini banyak dibangun di sekitar permukiman penduduk malah dikomplek perumahan, sementara peraturan perundangan yang mengatur usaha sarang wallet di lingkungan perumahan belum ada. Yang ada hanya kewenangan mengatur sebab kalau dalam kawasan hutan yang berwenang mengatur adalah Menteri kehutanan.

Selain dibangun di dalam atau di sekitar perumahan, sekarang ruko-ruko yang tidak laku atau tidak berpenghuni juga dijadikan sarang burung wallet.

Kedua-duanya meresahkan penduduk baik itu yang diperumahan maupun dipertokoan.

Mari kita himbau masing-masing kabupaten kota segera menertibkannya dengan menerbitkan peraturan perundangannya entah melalui PERDA atau PERBUP atau PERWALI.

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s