Loteng dan Gudang

Loteng adalah salah satu istilah penamaan sebuah ruang dalam sebuah rumah yang letaknya di bagian atas (bahasa Banjar). Konon menurut kabar kata Loteng sendiri adalah sebuah kata serapan yang diambil dari bahasa Hokkian, lauteng (Hanzi: 樓頂, hanyu pinyin: louding) yang berarti harfiah tingkat teratas sebuah bangunan. Biasanya, dalam penggunaannya, loteng cuma digunakan untuk merujuk kepada tingkat atas, bila pembicara berada di tingkat 1, maka tingkat 2, 3 juga dapat menjadi loteng bagi pembicara tersebut.

Loteng dalam sebuah rumah pada umumnya digunakan untuk kamar tidur dan ruang keluarga, dan yang lebih spesifik lagi, biasanya ada satu ruangan di loteng yang tidak efektif dan tidak efisien bila digunakan sebagai kamar tidur ataupun ruang keluarga. Pada umumnya dan biasanya ruangan yang tidak berguna ini secara otomatis dijadikan gudang tempat penyimpangan barang atau peralatan yang tidak terpakai lagi yang mungkin karena sudah aus dimakan usia, mungkin juga karena sudah tidak bisa dipadankan lagi dengan perabotan atau peralatan-peralatan yang baru atau mungkin juga karena keluarga tersebut sudah bosan dengan barang atau peralatan tadi walaupun secara teknis dan perfomance masih handal. Kejadian ini adalah lumrah dan manusiawi terjadi diseluruh belahan dunia, dimanapun.

Namun yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara barang dan peralatan tersebut disimpan dalam gudang. Ada yang cukup dilempar saja karena kondisi gudangnya memang menyeramkan, bagaimana tidak menyeramkan kalau gudangnya gelap, tidak pernah dibersihkan penuh debu dan sarang laba-laba bahkan mungkin ada kalajengkingnya. Sehingga suatu saat, suatu waktu, entah kapan . . . . dan itu pasti, entah itu kepala keluarga atau ibu rumah tangga atau anak-anaknya atau mungkin famili yang datang dari jauh atau malah mungkin jiran tetangga, ada memerlukan suatu barang atau peralatan yang diketahui ternyata ada dalam gudang. Timbul maksud baik ingin menghibahkan barang atau peralatan tadi, namun maksud baik ini sedikit terkendala, kenapa ? karena untuk mengambilnya harus hati-hati dan ngeri !!!!

Tapi dilain tempat, ada juga gudang yang bersih, terang, sirkulasi udaranya bagus dan tersusun rapi semua barang dan peralatan yang sudah tidak dipergunakan lagi, sehingga setiap saat apabila diperlukan kembali barang tersebut maka dengan mudah dan cepat dapat diambil.

Itulah fenomena loteng dan gudang.

 

Iklan

2 Komentar

  1. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & Gratis Musik dan Lirik untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://pendidikan.infogue.com/loteng_dan_gudang

  2. trimakasih ya pak tas pengetahuannya,,,,,


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s