Listrik Kalimantan Selatan 2025

Kalimantan Selatan 2025 sebagai wilayah perdagangan dan jasa ditambah dengan spesifikasi agro industri, dapat kita bayangkan bahwa untuk kegiatan perdagangan dan jasa pasti memerlukan sejumlah perkantoran dan sejumlah pasar dalam berbagai bentuk mulai yang tradisional maupun yang modern bahkan yang sudah menggunakan pola virtual market, semuanya memerlurkan sumber daya listrik yang besar. Ditambah lagi dengan industri pendukung yang tentunya pasti memerlukan daya listrik terpasang yang besar pula dan yang tidak kalah penting adalah listrik yang diperlukan oleh masyarakat Kalimantan Selatan pada tahun 2025 dengan prediksi jumlah penduduk sebesar 4.643.573 jiwa , dengan mengambil rata-rata 1 KK terdiri dari 5 orang maka jumlah KKnya adalah 928.715 dan dengan asumsi 1 KK memerlukan daya listrik 1.500 Watt maka yang diperlukan adalah sekitar 1.393.071.900 Watt atau 1.292 MW. Secara gampang-gampangan menghitung total keperluan listrik kalsel 2025, kita kalikan 2 saja maka daya yang dibutuhkan 2.584 MW.

Sekarang ini kapasitas listrik Kalselteng hanya 300 MW, berasal dari PLTA Riam Kanan, PLTU Asam Asam tahap pertama, serta beberapa buah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Sementara, pemakaian listrik pada beban puncak sudah mencapai 310 MW sehingga di wilayah ini seringkali mengalami pemadaman.
Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam Asam tahap kedua dengan investasi Rp1,3 triliun dan kapasitas 2 x 65 MW atas bantuan Cina dengan masa pengembalian 10 tahun.

Untuk sementara sampai 2010 berarti kapasitas terpasang sudah mencapai 365 MW, namun juga harus kita sadari bahwa saat ini antrean pemasangan sambungan RT untuk perumahan sudah menumpuk sehingga kapasitas terpasang yang ada inipun nantinya akan segera terserap semua.

Menyikapi ini, PLN juga sudah memiliki kiat khusus untuk penanggulangan jangka pendek berskala nasional melalui fast track program 10.000 MW, dimana salah satunya adalah pengembangan PLTU Asam-Asam tahap kedua tersebut.

Kondisi ini lebih spesifik seyogyanya disikapi sendiri oleh Kalimantan Selatan yang tidak mungkin menggantungkan pada program pengembangan dari PLN saja, tetapi harus difasilitasi oleh masyarakat Kalimantan Selatan sendiri dengan memberikan kemudahan-kemudahan investasi di bidang kelistrikan serta membantu menjembatani para pengembang kelistrikan dengan pihak PLN sehingga cepat terealisasinya penandatangan PPA (Power Purchase Aggreement / Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik).

Memang tidak sedikit dana yang diperlukan, bayangkan saja untuk mendapatkan 65 MW saja diperlukan dana Rp.1,3 triliun, jadi kalau untuk memenuhi kekurangan daya tersebut yaitu (2.584 MW-365 MW)= 2.219 MW diperlukan dana sekitar (2.219 MW/65 MW) x Rp.1,3 Triliun= Rp.44,38 Triliun.

Besarnya angka ini tentunya tidak sekaligus diperlukan tapi dialokasikan secara bertahap setiap tahun tahapan pembangunan dimana yang ideal adalah 3 kali saja sesuai dengan waktu yang tersisa yaitu tinggal 16 tahun saja kita akan berada di tahun 2025.

Kebutuhan akan listrik ini bagi masyarakat sudah hampir setara dengan kebutuhan sembako, jadi pasti laku dijual dan tidak akan rugi, apalagi kalau melihat kebutuhan listrik nasional yang cukup besar.

Peluang ini terbuka untuk para investor bahkan bagi pemerintah prov, kab/kota untuk berkonsorsium membangun bersama PLTU dengan didanai sendiri secara bersama melalui Bank BPD yang memiliki motto “Banknya Urang Banua” .

1 Komentar

  1. […] AC ini? Kita tahu bahwa suplai listrik yang suka bergiliran mati-nyala di Kalselteng ini selain diperoleh dari tenaga air dari PLTA Riam Kanan, juga dari tenaga uap dan diesel dari PLTU Asam-asam, dan beberapa […]


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s